Aktivasi Tourist Park On The Air (TPOTA) Suban Air Panas Curup Rejang Lebong

Aktivasi Obyek Wisata Suban Air Panas Curup, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu tanggal 27 Maret 2022 berjalan sukses. Aktivasi Tourist Park On The Air (TPOTA) ini diikuti oleh 7 aktivator yaitu YB4PZ/P, YC4PSB/P, YC4PKS/P, YC4RWH/P, YC4PCR/P, YD4MGA/P dan YD4MGI/P.

Kegiatan DXpedition portable yang diselenggarakan ini juga didukung oleh ORARI Lokal Rejang Lebong langsung hingga Ketua ORLOK YB4PZ Zamzami Z. SE, MM turut serta sebagai aktivator. Dari 7 aktivator berhasil mengumpulkan QSO sebanyak 933 QSO dari berbagai Call Area di Indonesia.

Tujuan kegiatan ini adalah melatih diri anggota ORARI sebagai insan amatir radio supaya lebih giat dan bersemangat membantu Pemerintah Daerah mempromosikan obyek wisata yang ada di kabupaten Rejang Lebong. TPOTA Suban Air Panas ini juga didukung oleh Dinas Pariwisata dan Wakil Ketua DPRD Rejang Lebong Surya, ST, MM yang juga anggota ORARI dengan callsign YD4PSR.

Kegiatan aktivasi obyek wisata ini juga difasilitasi oleh YB6-DXPedition, bagi stasiun radio yang berhasil check-in partisipasi dapat menguduh eQSL Card pada web yb6-dxpedition.net.

Melalui kegiatan DX Pedition TPOTA Suban Air Panas Curup activators akan mengabarkan tentang keindahan alam di Rejang Lebong yang suasananya sangat alami karena bersanding dengan tebing dengan rindangnya pepohonan. Selain terdapat kolam-kolam air hangat, di Suban juga terdapat air terjun yang menambah suasana nyaman untuk berlibur. Di air terjun Suban pengunjung dapat bermain air dan menikmati sejuknya udara dengan aman untuk bermain bagi Anda dan keluarga.

Di pemandian air panas Suban juga terdapat dua buah batu besar yang dianggap sakral yaitu Batu Tri Sakti yang konon dipercaya ada tiga roh besar pelindung yang menghuni batu tersebut. Yang satu lagi adalah Batu Menangis yang konon kadang-kadang mengeluarkan air seolah-olah sedang menangis.

Keberadaan Batu Menangis berkaitan dengan legenda seorang putri bernama Gemercik Emas yang selalu terisak-isak, karena ia menolak untuk menikah dengan seorang pangeran bernama Putra Gambir Melang.

Maka, mengunjungi pemandian air panas Suban, tak hanya bisa bersuka ria menikmati air panas alami, tapi juga bisa mengenal cerita rakyat Rejang Lebong.(4rwh)

Translate »