ORARI Lokal

Ngumpulke Balung Pisah, Nguwatke Ukhuwah, temu kangen Old Timer Perintis pendiri ORARI Banyumas

BANYUMAS – Silaturahim, pertemuan dan berkunjung tidak hanya semasa lebaran pastilah biasa dilakukan oleh siapapun dan kapanpun. Sekelompok lansia berusia 60-95 tahun yang memiliki satu hobbi radio amatir, pastilah diusia lanjutnya lebih banyak berada di rumah diisi dengan jadwal bersama anak cucu dan menerima tamu.

Sudiono yang dulu dengan nama panggilan pribadi (callsign) YC2VG, sekarang YC2AE, Andy Istianto yang dulu YD2BKK sekarang YD2CTR dan FX. Suyanto dari awal sampai sekarang dengan callsign YC2GKO, tiga orang yang berjuang ngumpulke balung pisah, nguwatke ukhuwah Old Timer para perintis pejuang pendiri ORARI Lokal Kabupaten Banyumas puluhan tahun silam.

Hadir dalam silaturrahmi Minggu (30/07/2023) Jam 09:00 – 14:40 Wib, bertempat di rumah FX. Suyanto (YC2GKO) Purwokerto, diantaranya dr. H. Tangguh Budi Prasetyo (YF2AEF), Siang harinya bergantian kehadiranya dengan Dr. dr. H. Muhamad Rifqy Setyanto (YB2ILU), dan puluhan old timer perintis pendiri ORARI Banyumas dari Purbalingga, Banjarnegara, Purwokerto, Banyumas, Cilacap, Gombong, Kebumen, Purworejo dan dari kota kabupaten lainnya.

dr. H. Tangguh Budi Prasetyo (YF2AEF), dalam sambutanya menyampaikan, salam kenal dan salan hurmat dari yunior, sangat apresiasi perjuangan YC2AE, YD2CTR dan YC2GKO yang menggelar kegiatan mulia ini, apa lagi yang dikumpulkan para senior, sesepuh pinisepuh perintis pejuang pendiri ORARI Lokal Kabupaten Banyumas, yang tentunya sebagai pelaku sejarah ORARI di Banyumas, kata YF2AEF.

“Kumpulnya balung pisah, mulai hari ini tali silaturrahmi, guyub rukun kekompakan dan kebersamaan tersebut hendaknya selalu dirawat dan dijaga, apa artinya seorang yunior jika tidak diawali adanya senior dan kesepuhan perintis pejuang pendirinya ORARI Banyumas,” jelasnya.

Salah satu Sohibul hajat Andy Istianto (YD2CTR), menyampaikan terima kasih dan mohon maaf untuk semua kekurangan dalam menggelar rangkaian silaturrahmi, terima kasih untuk semua kehadiranya, acara santai temu kangen dan nostalgia bercengkrama dan saling bercerita kembali lika liku keAmatiran radio pada jamannya, sambil bernyanyi dengan iringan orgen tunggal dengan pyaler senior Heru Winarko (YG2BKK). katanya.

“Melalui momentum ini, diharapkan tambah erat silaturahmi, menguatkan tali persaudaraan dan kekeluargaan baik sesama senior maupun dengan para yunior, dan untuk kesepuhan yang masih ingin kembali memiliki callsign bisa mengikuti UNAR, dengan demikian akan lebih intens bersilaturrahmi sehingga bisa lebih dekat dalam membimbing mengestafekan ilmu keAmatiranya kepada yunior anggota ORARI saat ini,” ungkapnya.

Salah satu senior dari ORARI Lokal Kabupaten Purbalingga Farid Maruf (YB2BLA), menyampaikan terima kasih kepada sedulur-sedulur lama saya yang mempunya ide dan berjuang untuk mengumpulkan orang tua, senior dan kesepuhan ORARI, atau tadi kata eks pemilik Callsign YC2LMU dari Banjarnegara, acara ini adalah Ngumpulke Balung Pisah, katanya.

“Balung pisah itu ibarat tulang yang berserakan. Jadi perlu dikumpulkan. Maknanya adalah silaturahim keluarga besar sesepuh pinisepuh, senior, yunior para pecinta amatir radio pada jamanya. Niate kanggo nguwatke silaturrahmi dan ukhuwwah,” tandasnya.

Kegiatan diakhiri dengan kesepakatan bahwa Silaturahim Balung Pisah ini perlu dilanggengkan. Harus dibuat permanen, dan dilanjutkan dengan foto bersama dan menikmati hidangan siang sambil menikmati lantunan lagu-lagu nostalgia, dan terakhir lagu Sayonara, ampai berjumpa pula …. (Djarmanto-YF2DOI)

Translate ¬Ľ