ORARI Daerah

Dihadiri Bupati Aceh Tamiang, 116 Calon Amatir Radio Ikuti UNAR dan Dengar Arahan Ketua ORARI Daerah Aceh

Dihadiri Bupati Aceh Tamiang, 116 Calon Amatir Radio Ikuti UNAR dan Dengar Arahan Ketua ORARI Daerah Aceh
ACEH TAMIANG – Bupati Aceh Tamiang bersama unsur Forkopimda menghadiri langsung pelaksanaan Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Non-Reguler yang digelar hari ini, Sabtu, 17 Oktober 2026. Kehadiran orang nomor satu di Bumi Muda Sedia ini menjadi bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pembentukan ORARI Lokal Aceh Tamiang.

Di hadapan 116 peserta yang memadati lokasi ujian, Bupati menyampaikan apresiasi tinggi atas tingginya antusiasme masyarakat untuk melegalkan aktivitas komunikasi radionya. Pelaksanaan ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) ini diinisiasi oleh Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon) Kelas I Banda Aceh bekerja sama dengan ORARI Daerah Aceh.

Dalam arahannya, Bupati Aceh Tamiang menegaskan pentingnya legalitas dan pemanfaatan frekuensi untuk kepentingan publik. Pemerintah daerah siap menyambut kolaborasi erat dengan organisasi ini setelah kepengurusan lokal resmi terbentuk.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sangat mendukung penuh pelaksanaan UNAR hari ini. Melalui wadah ORARI yang legal, kami berharap rekan-rekan sekalian dapat menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam menyebarluaskan informasi pembangunan serta menjadi garda terdepan dalam jalinan komunikasi darurat saat terjadi bencana alam di daerah kita,” ujar Bupati Aceh Tamiang dalam kutipan sambutannya.
Suasana pembukaan semakin khidmat saat Ketua ORARI Daerah Aceh menyampaikan sambutan resminya. Ia menegaskan bahwa momentum berkumpulnya 116 peserta hari ini adalah langkah awal yang sangat penting untuk melahirkan operator radio yang kompeten, taat hukum, dan beretika.

“Hari ini adalah momen bersejarah bagi keluarga besar ORARI Daerah Aceh. Dengan hadirnya 116 peserta UNAR hari ini yang disaksikan langsung oleh Bapak Bupati, kita sedang menyemai benih-benih operator radio baru yang legal dan teruji secara sistematis melalui ujian CAT,” ungkap Ketua ORARI Daerah Aceh.

Lebih lanjut, Ketua ORARI Daerah Aceh mengingatkan para calon anggota mengenai tanggung jawab moral organisasi terhadap masyarakat dan pemerintah daerah. Frekuensi radio tidak boleh hanya sekadar menjadi wadah menyalurkan hobi komunikasi semata.
“Saya berpesan agar ke depannya, ORARI Lokal Aceh Tamiang setelah terbentuk dapat langsung bersinergi erat dengan Pemerintah Kabupaten, BPBD, SAR, dan instansi terkait. Jadilah tulang punggung komunikasi alternatif yang tangguh, terutama dalam kesiapsiagaan mitigasi, penanggulangan bencana, dan kegiatan dukungan komunikasi (Dukom) sosial. Gunakan frekuensi dengan bijak, santun, dan selalu patuhi kode etik amatir radio,” tegasnya.

Penerapan sistem CAT dalam ujian hari ini menjamin transparansi penuh, di mana seluruh instrumen penilaian kelulusan 116 peserta dapat langsung diketahui hasilnya sesaat setelah ujian berakhir. Suksesnya agenda UNAR hari ini akan menjadi modal utama untuk pelaksanaan Musyawarah Lokal (Muslok) I ORARI Lokal Aceh Tamiang yang dijadwalkan berlangsung esok hari, Minggu, 18 Oktober 2026, guna memilih jajaran pengurus definitif yang solid.

 

Kontributor Berita

Humas Orda Aceh

Callsign

YD6AWA

 

Translate »