ORARI Lokal

Krisis Air Bersih Nagari Biaro Gadang: CORE Orlok Bukittinggi Agam dan BPBD Distribusi Tendon dan Jerigen Air

Bukittinggi, Tim Communication and Rescue (CORE) Orari lokal (Orlok) Bukittinggi Agam gerak cepat dalam melakukan pertolongan dan bantuan kepada masyarakat dalam hal terjadinya bencana alam dan juga bencana non alam di sekitar Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam serta di luar daerah tersebut.

Salah seorang pengurus Masjid Al-Mukminun Biaro, Suhardedi, Jumat (29/8/2025) menjelaskan, musim kemarau yang berkepanjangan membawa dampak kekeringan sarana air bersih untuk berwudhu dan juga kebutuhan sehari-hari. Kami di Biaro segala permasalahan yang terjadi, kami bermusyawarah dan bermufakat untuk mencari solusinya dari Masjid.

Terkait masalah kekurangan sarana air bersih di lingkungan kenagarian Biaro Gadang, kami mengusahakan untuk minta bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi, Alhamdulillah sudah 2 minggu dibantu PMI Kota Bukittinggi, biarpun tidak tetap mendistribusikan air sekali dua hari. Ini cukup membantu sekali untuk kebutuhan air bersih masyarakat.

Dikarenakan kemarau panjang, jadi pembagian air bersih dari kendaraan tangki PMI Kota Bukittinggi tidak memadai untuk kebutuhan masyarakat sebanyak 200 KK. Maka kami berusaha kepada pak Wali Nagari Biaro Gadang untuk minta surat permohonan untuk diteruskan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam.

Alhamdulillah surat tersebut ditanggapi BPBD guna membantu penyediaan tendon (berisi sekitar 1000 liter) dan jerigen air untuk penampungan air bersih yang nanti akan diisi oleh kendaraan tangki BPBD Kabupaten Agam dan PMI Kota Bukittinggi, artinya dengan adanya tendon dan jerigen air, warga masyarakat yang membutuhkan air bersih, dengan mudah hanya membuka kran air dari tendon saja, ucap Suhardedi.

Dijelaskannya, bantuan sarana air bersih ini dipergunakan seperlunya saja, seperti untuk kebutuhan hidup saja, sedangkan untuk mencuci baju dan lainnya diminta warga masyarakat mencari ke sungai atau tempat umum lainnya. Biasanya di Biaro air bersih sangat berlimpah dikarenakan adanya sumber mata air, tapi musim kemarau yang panjang seperti sekarang ini, mengakibatkan keringnya sumber mata air.

Terkait dengan tim CORE Orari lokal (Orlok) Bukittinggi Agam, Suhardedi-YB5DDE yang juga sebagai Kepala bidang operasi teknik Orlok Bukittinggi Agam-YH5AK, mengatakan kami Orlok Bukittinggi Agam dalam hal ini tim CORE ada bekerjasama dengan BPBD Kabupaten Agam telah mengadakan pelatihan penanggulangan kebencanaan, jadi jika ada sesuatu dari BPBD Kabupaten Agam membutuhkan bantuan, kawan-kawan tim CORE langsung bergerak cepat.

Dengan kesigapan gerakan tim CORE Orlok Bukittinggi Agam, sehingga cepat proses pendistribusian tendon dan jerigen air, begitu juga bersama PMI Kota Bukittinggi dan BPBD Kabupaten Agam pada pendistribusian air bersih ke dalam tendon dan jerigen air.

Gerakan kemanusiaan dari tim CORE Orlok Bukittinggi Agam tak mengenal lelah maupun hujan dan panas terik matahari, hanya ada satu kata “Beribadah membantu sesama manusia untuk akhirat”.

Inilah kepeduliaan tim CORE Orlok Bukittinggi Agam yang selalu membantu dan menolong, dimana ada kejadian bencana, tim CORE Orlok Bukittinggi Agam selalu hadir. Atas nama pengurus Masjid Al-Mukminun Biaro dan juga pengurus Orlok Bukittinggi Agam, mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan yang telah membantu, ucap Suhardedi yang sering disapa om Ded.

Sementara itu ketua Orlok Bukittinggi Agam, Syahrul Junaidi-YB5AJO, menjelaskan, CORE merupakan program kegiatan bakti ORARI bersama-sama masyarakat, Pemerintah dan institusi lainnya yang terintegrasi dalam upaya penanggulangan bencana, dan situasi kedaruratan lainnya melalui komunikasi gelombang radio amatir.

Dalam melakukan kegiatan kepedulian tim CORE Olok Bukittinggi Agam yang sudah terlatih untuk merespon kebencanaan menanggapi situasi bencana dan kedaruratan dan dapat memanfaatkan kemampuan komunikasi amatir radio untuk membantu dalam situasi yang membutuhkan. Tim CORE Orlok Bukittinggi Agam dalam gerakannya di lapangan menggunakan baju seragam dan logo CORE Orari.

Adapun tujuan CORE dalam respons kebencanaan, mengembangkan program kegiatan untuk menanggapi situasi bencana dan kedaruratan. Dalam kemanusiaan, menunjukkan kepedulian ORARI terhadap anggota yang mengalami musibah atau situasi darurat lainnya dan dalam komunikasi darurat, memanfaatkan kemampuan komunikasi amatir radio untuk membantu dalam situasi yang membutuhkan.

Seperti halnya terjadinya bencana krisis air bersih di kenagarian Biaro Gadang, tim CORE Orlok Bukittinggi Agam bergerak cepat bersama BPBD Kabupaten Agam untuk membantu dan menolong masyarakat pada pendistribusian tendon dan jerigen air dan juga mengisi air bersih dari kendaraan tangki air PMI Kota Bukittinggi dan BPBD Kabupaten Agam, jelas Syahrul Junaidi-YB5AJO.

Sedangkan Wali Nagari Biaro Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Ishaq menjelaskan kami atas nama masyarakat jorong Biaro Kenagarian Biaro Gadang, bahwasannya sekarang musim kemarau, masyarakat banyak kekurangan sarana air bersih, bahkan untuk hal tersebut banyak masyarakat mencari keluar karena tidak mendapat sarana air bersih untuk kehidupan sehari-hari.

Dalam hal ini pihak pengurus Masjid Al-Mukminun Biaro memfasilitasi meminta sarana air bersih kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi dan Alhamdulillah di respon oleh PMI, dikarenakan banyak masyarakat yang memerlukan sarana air bersih dari PMI, jadi secara bergantian masyarakat menerima fasilitas air dari PMI.

Dijelaskan Ishaq, salah seorang pengurus Masjid Al-Mukminun, Suhardedi meminta mohon bantuan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam untuk memfasilitasi sarana air bersih dan juga tendon serta jerigen air. Alhamdulillah cepat direleasasi oleh BPBD Kabupaten Agam dengan mengantarkan dan juga dijemput oleh tim Communication and Rescue (CORE) Orari lokal (Orlok) Bukittinggi Agam sebanyak 13 buah tendon dan 100 buah jerigen.

Tendon dan jerigen tersebut yang telah diisi air bersih nanti akan kami tempatkan pada titik-titik wilayah di kenagarian Biaro Gadang yang kekurangan sarana air bersih, maksudnya agar masyarakat cepat mendapatkan sarana air bersih. Berdasarkan data yang terdampak kekurangan sarana air bersih terdapat 2 jorong (jorong Biaro dan jorong Tanjung Alam) yang sangat signifikan dan 3 jorong ada juga yang kekurangan sarana air bersih. Kata Ishaq, terkait masyarakat kekurangan sarana air bersih, untuk 2 jorong sudah lebih kurang 15 hari.

Dengan adanya bantuan sarana air bersih dari PMI Kota Bukittinggi dan juga dari tim Communication and Rescue (CORE) Orari lokal (Orlok) Bukittinggi Agam serta BPBD Kabupaten Agam, mudah-mudahan terpenuhilah kebutuhan sarana air bersih untuk masyarakat di Kenagarian Biaro Gadang.

Harapan kami kepada Pemerintah Kabupaten Agam, apakah ini dari PDAM atau BPBD Kabupaten Agam, kami sangat mengharapkan sekali dapat mendistribusikan air bersih kepada masyarakat, apakah dua atau tiga tangki satu hari. Mengenai wadah tempat penerimaan sarana air bersih berupa tendon dan jerigen kini sudah ada diletakkan.

Kami ucapkan terima kasih kepada tim CORE Orlok Bukittinggi Agam yang telah membantu pendistribusian tendon dan jerigen air seta mengisi air bersih kedalamnya bersama BPBD Kabupaten Agam dan PMI Kota Bukittinggi, pungkas Ishaq. (Iwin SB-YD5AKI)

 

Kontributor Berita

Nuswirsyah (Iwin SB) Humas Orlok Bukittinggi Agam – UH5AK

Callsign

YD5AKI
Translate »