ORARI Lokal Banda Aceh Siap Dukung ORDA dan Kwarda Aceh Sukseskan JOTA-JOTI 2025
Ir. H. Djufri Effendi, M.Si, menegaskan bahwa JOTA-JOTI adalah kegiatan berskala internasional yang memungkinkan Pramuka dari seluruh dunia berkomunikasi melalui radio dan internet. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Kwarda Aceh akan meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) agar kerja sama dengan ORARI di daerah berjalan optimal.
YB6AK/T. Marzuki menyampaikan bahwa ORARI dan Gerakan Pramuka memiliki hubungan erat, tidak hanya melalui JOTA-JOTI, tetapi juga dalam mendukung kegiatan seperti Dukungan Komunikasi (DUKOM) pada Jambore Nasional 2010 dan Musyawarah Nasional Pramuka 2023. Ia berharap JOTA-JOTI 2025 dapat meningkatkan jumlah anggota ORARI dari kalangan Pramuka, mengingat kedekatan nilai antara kedua organisasi.
Saat ini, lima ORARI Lokal di Aceh telah mengurus callsign kegiatan untuk digunakan oleh Kwarcab dalam JOTA-JOTI 2025, yaitu Banda Aceh (YH6ATJ), Aceh Besar (YH6AIJ), Aceh Utara (YH6ALJ), Aceh Barat (YH6AHJ), dan Kota Sabang (YH6AUJ). ORARI Lokal Banda Aceh sendiri telah menyelesaikan pengurusan callsign YH6ATJ untuk digunakan oleh Kwarda dan Kwarcab Banda Aceh. YD6AEV/Novendra, Wakil Sekretaris ORARI Lokal Banda Aceh, menyatakan bahwa pengurusan callsign dilakukan segera setelah dihubungi oleh Gerakan Pramuka, mengingat tingginya permintaan untuk JOTA-JOTI dan kegiatan lainnya, sehingga kepastian penggunaan callsign dapat segera diperoleh. ORARI Daerah Aceh juga akan mendorong ORARI Lokal lainnya untuk berpartisipasi, dengan target meningkatkan jumlah Kwarcab yang terlibat, mengingat saat ini terdapat 10 ORARI Lokal aktif di Aceh.
Usai rapat, ORARI Lokal Banda Aceh langsung bergerak dengan memasang antena 40 Meter Band dan menggelar pelatihan serta simulasi komunikasi radio amatir bagi 19 anggota Pramuka dari DKD dan DKC. Materi pelatihan disampaikan oleh YC6BFM/Teuku Mudafarsyah dan YD6AHA/Ari H. Akbar, dengan pendampingan dari YC6BEA/Afkhar dan YD6BLT/Kang Mas Lilik. Pelatihan ini mencakup pengetahuan dasar seperti phonetic alphabet, callsign, dan prosedur standar komunikasi radio amatir.
YC6BKO/Julizar menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan mempersiapkan adik-adik Pramuka agar tidak canggung saat menjadi operator radio pada JOTA. Ia menambahkan bahwa simulasi pada gelombang HF direncanakan akan dilakukan pada Senin, 13 Oktober 2025, untuk memastikan kesiapan peserta.
Dengan kerja sama yang solid antara ORARI dan Kwarda Aceh, JOTA-JOTI 2025 diharapkan dapat berjalan sukses dan memperkuat hubungan antar-Pramuka di seluruh dunia melalui komunikasi radio dan internet.
Kontributor Berita
Callsign
