ORARI Lokal

Dukom CORE ORARI Lokal Rejang Lebong, Akhirnya Korban Hilang di Bukit Kaba Ditemukan

Tim Dukungan Komunikasi (DUKOM) CORE ORARI Lokal Rejang Lebong terjun langsung ke lokasi pencarian siswa SMK asal Lebong yang hilang di kawasan Bukit Kaba Kec. Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Senin (19/01/2026).

Pelajar asal Kabupaten Lebong yang sebelumnya dilaporkan hilang (18/02/2026) saat melakukan pendakian di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba, Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.

Korban diketahui bernama Abim Briliant (16), pelajar SMKN 2 Lebong, warga Desa Tangua, Kecamatan Uram Jaya, Kabupaten Lebong. Korban ditemukan pada Senin (19/1/2026) oleh tim gabungan BASARNAS, ORARI, TNI, POLRI, Pokdarwis Bukit Kaba, relawan dan masyarakat, di salah satu jalur pendakian Bukit Kaba.

Setelah 1 malam dilakukan pencarian, saat ditemukan, korban dalam kondisi lemas dan nyaris pingsan, diduga akibat kelelahan dan kekurangan asupan selama berada di kawasan hutan, dan saat ini sudah dievakuasi ke Posko SAR dan menunggu dijemput pihak keluarga.

Tim CORE ORARI antara lain Yanuar Pramono YC4MSU, Reno Agustantio YC4MIW, Nariyo Suparman YD4MGF dan Pendi YD4PND bersama personil lain melakukan penyisiran di jalur pendakian, “Korban hilang akhirnya ditemukan di jalur pendakian dan dibawa ke Puskesmas terdekat untuk pemeriksaan medis.” Ujar Yanuar Pramono YC4MSU didampingi tim CORE dan BASARNAS.

Sementara itu, Tim 2 CORE : YD4MAR, YD4MXX, YC4MUB, YD4MVX dan YD4MYY CRL02 siap berangkat pada Pukul 12:30 WIB mendapat kabar korban hilang telah ditemukan akhirnya memantau dan memonitor perkembangan evakuasi korban yang ditemukan dari stasiun klub YH4MC di Kota Curup.

Dikutip dari laman Wikipedia, Gunung Kaba (RejangTêbo Kabêak) adalah gunung berapi aktif yang terletak di Selupu RejangKabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Indonesia. Dari Kota Curup, gunung ini berada di sebelah tenggara dengan jarak sekitar 15 km.

Mulanya, Lokasi disekitar Gunung Kaba merupakan salah satu cagar alam untuk perlindungan bunga Rafflesia. Namun, kini kondisi daerah wisata ini mulai tidak dapat diandalkan sebagaimana tujuan awal dibuat, yakni untuk taman lindung bagi beberapa flora Sumatra, dengan status kawasan menjadi taman wisata alam.

Gunung dengan ketinggian 1.938 mdpl ini menyuguhkan pemandangan yang eksotis. Puncak Gunung ini dihiasi dengan dua buah kawah yang masing-masing berwarna hijau dan putih kecoklatan. Terdapat dua buah jalur yang dapat ditempuh untuk mencapai puncak. Jalur pertama menyuguhkan pemandangan hutan lebat yang penuh semak belukar dengan jurang di kanan-kirinya, sedangkan jalur yang lain telah dikeraskan dengan menggunakan aspal. Waktu tempuh dari pos pendakian menuju puncak adalah 2-3 jam perjalanan.

Pos jaga Pendakian dikelola oleh Pokdarwis (KelompoK Sadar Wisata) Bukit kaba yang merupakan organisasi yang berdiri sejak tahun 2000 yang di kelola oleh warga desa Sumber Urip, bekerja sama dengan BKSDA Bengkulu sebagai pemangku kawasan TWA.(4rwh)

 

Translate »