Dari Bersih Lingkungan Menuju Bersih Amanah ORARI Lokal Kabupaten Banyumas 2025-2028
BANYUMAS – Semangat kebersamaan, pengabdian, dan nilai-nilai luhur amatir radio berpadu indah di lingkungan Sekretariat ORARI Lokal Kabupaten Banyumas, Minggu (04/01/2026).
Ketua terpilih bersama para calon pengurus masa bakti 2025–2028, didukung sekitar 45 personel anggota ORARI Banyumas dari Tim ARDF, NCS, serta komunitas arisan, bergotong royong melaksanakan kerja bakti membersihkan dan merawat lingkungan sekretariat.
Kegiatan tersebut menyasar area halaman depan, sisi kanan dan kiri, hingga bagian utara sekretariat.
Rumput liar dipotong hingga bersih, batang dan ranting pohon besar dirapikan, area dalam bangunan sekretariat dibersihkan, sementara sisa-sisa organik dikumpulkan pada satu titik dan dibakar secara terkendali.
Seluruh proses berlangsung tertib, aman, dan penuh kekeluargaan, terbagi menjadi beberapa kelompok, masing-masing dipandu oleh YC2TKI, YG2BOM dan YD2LAW
Kerja bakti dipimpin langsung oleh Sugiharjo Oemar Sajat (YC2KIL) selaku Ketua terpilih ORARI Lokal Kabupaten Banyumas.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kesungguhan awal kepengurusan dalam merawat amanah organisasi, dimulai dari hal paling mendasar, kebersihan, kepedulian, dan kebersamaan.
“Kerja bakti ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi menata niat dan merawat amanah. Sebab kebersihan adalah sebagian dari iman, dan dari lingkungan yang tertata inilah semangat pengabdian ORARI Banyumas akan terus tumbuh dan memberi manfaat,” tegas YC2KIL.
Koordinator ARDF, YC2TKB, menambahkan bahwa kerja bakti ini juga menjadi ruang silaturahmi yang menyehatkan jasmani dan rohani. Di hari libur, para anggota memilih berolahraga melalui kerja nyata, saling membantu, dan menguatkan rasa memiliki terhadap sekretariat sebagai rumah bersama.
“Kami bekerja sambil berolahraga, menyapu, memotong rumput, naik turun pohon, hingga merapikan ranting. Semua dilakukan dengan semangat gotong royong. Inilah wajah ORARI Banyumas, guyub, sehat, dan solid,” ujar YC2TKB.
Keceriaan tampak jelas dari raut wajah seluruh peserta. Sejak pagi, kerja bakti menjadi sarana menyatukan energi positif, menghadirkan kebahagiaan sederhana dari kebersamaan yang tulus.
Sejumlah anggota senior ORARI Banyumas turut hadir, memberikan sapaan dan motivasi, menambah semangat kebersamaan lintas generasi.
Salah satu anggota senior YC2GKO dalam kesempatan tersebut menyampaikan doa dan harapan agar semangat kebersamaan yang tumbuh hari ini tidak berhenti sebagai momen sesaat, melainkan menjadi budaya yang terus hidup dalam perjalanan organisasi.
“Semangat kebersamaan ini semoga tidak hadir sesaat, tetapi terus terjaga dan diamalkan secara istiqamah. Minimal sepanjang masa bakti kepengurusan 2025–2028, dan semoga berlanjut selamanya sebagai jati diri ORARI Banyumas,” tutur YC2GKO dengan penuh keteduhan.
Ia menegaskan bahwa nilai bersatu, berkarya, mendunia dan mengabdi sebagaimana tertuang dalam Kode Etik Amatir Radio harus senantiasa diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar slogan.
Usai kerja bakti, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan diskusi santai membahas pemenuhan amanah organisasi pasca Musyawarah Lokal (Muslok) XVI ORARI Lokal Banyumas.
Ketua terpilih menyampaikan bahwa sesuai AD/ART ORARI, dalam waktu maksimal 30 hari setelah Muslok, susunan kepengurusan lengkap wajib dibentuk dan dilaporkan kepada ORARI Daerah Provinsi Jawa Tengah.
Ditargetkan, pada minggu depan susunan kepengurusan lengkap masa bakti 2025–2028 sudah dapat dikirimkan ke ORARI Daerah Jawa Tengah.
Selanjutnya, pada akhir Januari 2026, direncanakan pelantikan, pengukuhan, serta penyerahan SK Kepengurusan secara resmi, sebagai hak prerogatif Ketua ORARI Lokal Kabupaten Banyumas, sebagaimana tersurat dan tersirat dalam AD/ART ORARI.
Draf kepengurusan tersebut sebelumnya juga telah dikonsultasikan dengan unsur terkait, termasuk DPP ORARI Lokal Kabupaten Banyumas.
Menjelang siang, suasana kebersamaan kian syahdu saat seluruh peserta menikmati makan siang bersama di halaman sekretariat yang disiapkan oleh YD2DNN,
Hidangan beralas daun pisang, nasi, sayur, dan lauk pauk disantap berhadap-hadapan tanpa sekat.
Sebuah filosofi sederhana namun bermakna, tanpa jeda, tanpa beda, tanpa canggung, seluruh anggota menyatu dalam kebersamaan yang alami.
Kegiatan ini menjadi penanda kuat bahwa ORARI Lokal Kabupaten Banyumas tidak hanya siap secara struktural, tetapi juga matang secara moral dan sosial, menyongsong masa bakti 2025–2028 dengan lingkungan yang tertata, hati yang bersih, dan semangat pengabdian yang terus menyala.
(Djarmanto-YF2DOI)
