ORARI Lokal Kabupaten Bogor Latih Anggota Hadapi Darurat Bencana di Telaga Saat Cisarua

(Foto : https://rri.co.id)

KBRN, Bogor : Komunikasi adalah faktor penting di tengah darurat  bencana alam. Komunikasi yang efektif dan efisien mempercepat progress dalam tahap siaga, darurat dan pasca bencana yang di terapkan oleh SAR Comand (SC).

Hal tersebut di simulasikan dalam pelatihan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) di telaga Saat Cisarua Puncak Bogor, Sabtu (27/3/2021) sebagai komponen utama dalam masa darurat bencana.

Tidak hanya berkomunikasi untuk hiburan dan hobi saja.  Melalui frekuensi radio jumlah informasi  bantuan untuk logistic, kondisi geografis dan korban yang harus di selamatkan  dapat tersampaikan kepada tim penyelamat.

Ketua Lokal ORARI Kabupaten Bogor, Ardian menambahkan, tidak hanya berkomunikasi saja Orari melatih anggotanya memanfaatkan frekuensi untuk kemaslahatan masyarakat. Di tengah terbatasnya keterbatasan saluran komunikasi.

“Kalau dalam kondisi normal perangkat HT ini nothing, bisa video call bisa kirim gambar tapi ketika bencana instalasi yang pertama kali terdampak adalah listrik, liatrik mati BTS mati sinyal susah informasi lost, di sini peran Orari dalam membuka kebuntuan komunikasi mereka di latih memasang antene dan membuat station komunikasi yang nantinya di kordinasikan dengan SAR Comand,” jelas Adrian, Sabtu (27/3 /2021).

Pemanfaatan frekuensi radio dan alat komunikai berbasis baterai  terbukti kehandalannya saat Orari terlibat pada puluhan kasus bencana yang terjadi di Indonesia.

Teknisi andalan ORARI Bogor yang juga wakil ketua Orari Lokal Kabupaten Chuzairin menambahkan basic Amatir Radio tidak hanya komunikasi radio 2 meter saja.

Pemanfaatan frekuensi radio juga dapat di aplikasikan sebagai penggerak remote pesawat tanpa awak atau drone. Dan dengan penggabungan teknologi digital terbaru Orari menjadi band plan dalam pemanfaatan frekuensi radio untuk kegiatan social yang positif.

“Kami bermain di semua frekuensi dan mengaplikasikan untuk remote pesawat tanpa awak dan ini butuh proses untuk belajar bagi anggota alat kendali jarak jauh juga basisnya frekuensi radio  ya tapi tetap harus patuh dengan kominfo”, Tambah Chuzairin.

Orari Kabupaten Bogor memiliki prestasi mendukung komunikasi BNPB membuka saluran komunikasi tanggap bencana di daerah terluar dan terpelosok di Indonesia.

Bahkan kerap mewakili Indonesia dalam lomba internasional instalasi stasiun berbasis sinyal High Frequency (HF) yang di ikuti peserta dari Eropa, Amerika dan Oceania. Dan inilah sebenarnya aktifitas profesional utama dari penggiat Amatir Radio. (yof)

sumber/foto: https://rri.co.id/bogor/warta-bogor-kiwari/1008987/orari-lokal-kabupaten-bogor-latih-anggota-hadapi-darurat-bencana-di-telaga-saat-cisarua?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign&fbclid=IwAR3W2BkHSD7j52QaFUzAR-YMD7FMiury0aH9gLW9mApCLTbXhI61kRyGm7I

Bagikan Artikel ini :