CORE ORARI Lokal Borobudur Dalam Pendampingan Pengungsi Merapi

ORARI(8/1). Aktivitas Gunung Merapi dari pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merilis adanya luncuran lava pijar sejauh 500 meter. Tercatat gempa guguran sebanyak 21 kali dengan amplitudo 4 hingga 34 milimeter dengan durasi 16 hingga 76 detik.

Akibat peningkatan aktivitas Gunung Merapi yang meningkat tersebut, warga yang berdekatan dengan puncak letusan merapi, diharuskan mengungsi. Salah satunya warga Babadan 2, Desa Paten, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang kembali ke Tempat Evakuasi Akhir (TEA) Desa Banyurojo, Mertoyudan, Magelang.

Team CORE ORARI Lokal Borobudur (Kabupaten Magelang) turut melakukan pendampingan evakuasi kepada kurang lebih 102 pengungsi yang merupakan kelompok rentan; yaitu lansia, ibu hamil, ibu menyusui, disabilitas, dan anak-anak., didampingi oleh para petugas gabungan dari Kodim 0705/Magelang, BPBD Kabupaten Magelang, Damkar, SAR Kab, PMI Kabupaten dan relawan yg tergabung dalam koordinasi BPBD Kabupaten Magelang.

Ketua ORARI Lokal Borobudur Bp. Tartoyo – YC2GEF menyampaikan,”Pendampingan evakuasi pengungsi oleh CORE Orlok Borobudur ini merupakan rangkaian kegiatan CORE ORARI Lokal Borobudur yang telah dua bulan berjalan melakukan piket rutin dan berpatisipasi di POS ORARI pemantuan aktivitas Gunung Merapi di BPBD Kab Magelang.”

Beberapa Anggota ORARI Lokal Borobudur yang terlibat dalam evakuasi saat itu diantaranya; Heri Prawoto – YD2HRIEdi Ermawan – YC2EDYIndarto – YC2BAJSudarto – YC2LVDM Zaeni – YD2GCFMochondik – YD2DFPRevina – YD2RVNWidyasyuni – YD2LDV, Joko Lukantoro YD2DFK. Dalam kegiatan tersebut hadir juga Kepala Bagian Keanggotaan ORARI Daerah Jawa Tengah Zuchruf Isworo -YC2GKA mendampingi Ketua ORARI Lokal Borobudor dalam memimpin evakuasi pengungsi dilapangan.

Sementara itu, Sekretaris Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan, Agus Firmansah, menuturkan, “para pengungsi kembali mengungsi ke TEA Banyurojo, Ini adalah kali kedua kedatangan mereka, setelah sebelumnya mereka pulang sementara. Ia mengatakan, BPPTKG menjelaskan bahwa aktivitas Gunung Merapi semakin meningkat, sehingga warga mau kembali ke tempat pengungsian di Banyurojo. Pihak desa pengampu, relawan, BPBD senantiasa memfasilitasi kebutuhan mereka di tempat pengungsian.(\tfb)

kontributor: YH2AI – ORARI Lokal Borobudur (YC2IBO)
source/foto: https://oraridaerahjateng.or.id/

Bagikan Artikel ini :