Balmon Spektrum Frekuensi Radio Menggelar UNAR Gelombang ke 2 Tahun 2020

RMT, Bukittinggi- Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Direktorat jenderal Sumber daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio kelas II Padang, menggelar Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Non Reguler berbasis Computer Assisted Test (CAT) gelombang ke 2 Provinsi Sumatera Barat tahun 2020, Minggu (18/10/2020) di Labor komputer SMA Negeri 3 Kota Padang.

Syahrul Junaidi, SH dengan call sign YB5AJO Ketua Orari Lokal Kota Bukittinggi-Kabupaten Agam mengatakan bahwa anggota tingkat siaga yang mengikuti UNAR gelombang ke 2 tahun 2020 sebanyak 10 orang termasuk wartawan media cetak Khazanah sendiri, Alhamdulillah semuanya lulus dengan sangat memuaskan.

Foto bersama peserta UNAR gelombang ke 2 tahun 2020 dengan ketua dan pengurus Orari lokal Kota Bukittinggi-Kabupaten Agam (foto: ranahminangterkini.com)

Dikarenakan situasi pandemi covid-19, jadi Orari Lokal Kota Bukittinggi-Kabupaten Agam membatasi anggota untuk mengikuti UNAR. Diakui Ajo sapaan akrabnya, selama 1 tahun menjadi ketua Orari Lokal Kota Bukittinggi-Kabupaten Agam sudah hampir 200 orang yang mengurus IAR dengan mengikuti UNAR. Agenda tahun 2020 dari Balmon adanya penertiban-penertiban pengguna perangkat alat radio komunikasi Instansi Pemerintah, Lembaga non Pemerintah, swasta dan juga perorangan. Dikarenakan ditengah pandemi, maka tidak terealisasikan, kemungkinan di tahun 2021, ucap Ajo.

Dalam penyampaian Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio kelas II Padang Zainullah Manan melalui Samsudin mengatakan dikarenakan ditengah pandemi covid-19, maka pelaksanaan UNAR gelombang ke 2 sangat ketat dengan mengikuti protokol kesehatan. Sebelum memasuki ruangan ujian, setiap peserta diwajibkan memakai masker, hand sanitizer, memakai sarung tangan dan menjaga jarak. Di dalam ruangan ujian pesertapun duduk berjarak.

Pada pelaksanaan UNAR CAT menerapkan sistem bergantian, sehingga bagi peserta yang sudah selesai ujian, diharuskan meninggalkan lokasi sebelum peserta berikutnya masuk. Dijelaskan Samsuddin, anggota orari tingkat siaga organisasi lokal se Sumatera Barat sangat antusias mengkuiti UNAR CAT.

Mengenai pengguna perangat radio komunikasi yang tidak mempunyai Ijin Amatir Radio (IAR) akan di swiping, karena ini berdasarkan Undang-Undang nomor 36 pasal 52 bahwa pengguna frekuensi harus ada IAR. Jika tidak mempunyai akan dikenakan sanksi denda dan kurungan badan selama 4 tahun, sebelumnya tentu diberikan peringatan 1, 2 dan 3, jelas Samsuddin.

Sementara itu Ketua Orari Daerah (Orda) Sumatera Barat, H.Yuliarman,SH dengan call sign YC5MH mengatakan UNAR yang kini dilakukan adalah yang kedelapan kalinya, yang non regulernya ini yang ke 2 di tengah pandemi covid-19 yang harus mematuhi protokol kesehatan. Pelaksanaan kini sangat ketat, karena proses ijinnya tidak saja dari BPBD, pengelola sekolah dan Kelurahan, tapi juga dari instansi/lembaga terkait dan kepolisan.

Lebih lanjut Yuliarman mengatakan biasanya yang mengikuti UNAR sebanyak 200 orang, untuk mencegah cluster covid-19, maka pelaksanaan UNAR CAT ini diselenggarakan dengan pembatasan-pembatasan peserta yang mengikutinya, yang mengikuti gelombang ke 2 ini sebanyak 80 orang anggota Organisasi Radio Amatir Indonesia (Orari) tingkat Siaga se Sumatera Barat.

Dengan pengawalan ketat ini, mudah-mudahan UNAR dapat berjalan lancar dan tidak ada cluster baru setelah pelaksanaan UNAR gelombang ke 2 ini, setiap peserta mulai dari regestrasi pendaftaran ulang yang mengantri dengan menjaga jarak, lalu memakai sarung tangan, diperiksa suhu kesehatannya, sampai memasuki ruangan ujian harus mematuhi protokol kesehatan, pungkas Yuliarman. (ISB/TJ)

sumber: http://www.ranahminangterkini.com/2020/10/balmon-spektrum-frekuensi-radio.html?fbclid=IwAR3_eg1nROk8mmAh5_OjJwwTtGIcrWKJmjkWxokQt6KALEFBQHY4rJvy4HY