Pelaksanaan Latihan Tsunami di Kawasan Samudera Hindia, Indian Ocean Wave Exercise 2020 (IOwave20), 6 Oktober 2020 Selatan Jawa M.9.1

Jakarta (5/10). Pelaksanaan Latihan Tsunami di Kawasan Samudera Hindia, Indian Ocean Wave Exercise 2020 (IOwave20), 6 Oktober 2020 Selatan Jawa M.9.1

  1. Latar Belakang
    Kegiatan IOWave20 merupakan latihan Sistem Peringatan dini dan mitigasi tsunami 2 (dua) tahunan yang diselenggarakan oleh Inter-governmental Coordination Group/ Indian Ocean Tsunami Warning Mitigation System (ICG/IOTWMS)-UNESCO. IOWave pertama kali dilaksanakankan pada Oktober 2009. IOWave20 dilaksanakan sesuai dengan Guideline UNESCO No.105 yang sudah diterbitkan melalui pertemukan task team IOWave20 pada 01- 02 Oktober 2019 di Jakarta.
    Berdasarkan pertemuan tersebut telah disepakati 3 skenario tsunami untuk IOWave20 yaitu di Sunda Trench, Andaman Trench, dan Makran Trench. Indonesia hanya akan berpartisipasi dalam skenario Sunda Trench, Selatan Jawa dengan M9.1 dan kedalaman 10 km.
  2. Peserta
    Latihan diikuti oleh 24 negara di Samudera Hindia dan di tingkat nasional terdiri dari BMKG Pusat, Balai Besar dan UPT BMKG, BNPB, Yogyakarta International Airport, BIG, Praktisi PRB, Media, serta 97 BPBD Kab/Kota terdampak dari 25 provinsi yakni DKI Jakarta, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.
    Pelaksanaan IOWave20 tahun ini akan berbeda dari tahun sebelumnya, karena pelatihan tahun ini dilaksanakan dalam masa pandemic COVID-19. Sehingga pelaksanaan IOWave20 harus taat dengan protokol kesehatan.
  3. Maksud dan Tujuan
    Menguji rantai peringatan dini tsunami Pada Masa Pandemi terkait Uji SOP, keterlibatan para pihak, tautan komunikasi di daerah terkait Operator 24/7 termasuk kelengkapan alat komunikasi dan Menguji kesiapan stakeholder dalam peneriman informasi melalui WRSNG yang sudah dipasang di kantor BMKG, BPBD, Media di seluruh Indonesia.
    Latihan IOWave20 akan mensimulasikan negara-negara Samudera Hindia yang berada dalam situasi peringatan tsunami dan mengharuskan National Tsunami Warning Centre (NTWC) dalam hal ini adalah BMKG dan Kantor Manajemen Bencana Nasional dan / atau Lokal (NDMO / LDMO) yaitu BNPB, BPBD serta stakeholder lainnya di setiap negara untuk mengaktifkan Prosedur Operasi Standar (SOP) mereka.
  4. Waktu Pelaksanaan
    Waktu Pelaksanaan IOWave20 akan dilakukan secara serentak real time pada tanggal 06 Oktober 2020, jam 10.00-12.15 WIB dengan skenario di Selatan Jawa Mag 9.1. Latihan akan dilaksanakan melalui virtual TTX ( Table Top Exercise ). Rincian skenario dapat dilihat pada infografis.
  5. Sasaran yang Diharapkan
    Adanya evaluasi penyesuaian SOP terhadap perkembangan WRSNG dan penerapan sistem mitigasi di masa pandemi serta memastikan kesiapan stakeholder dalam menerima informasi peringatan tsunami
    Mari berpartisipasi dalam IOwave20 untuk membangun kesiapan menghadapi tsunami dimasa pandemi. Demikian. Terimakasih

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG
RAHMAT TRIYONO, ST.,Dipl. Seis., M.Sc.

sumber: http://www.bmkg.go.id