CORE ORARI Lokal Kendal Bersama Team Gabungan Dalam Pencarian Korban Tenggelam di Pelabuhan Kendal

Senin, 17 Agustus 2020. Tim CORE ORARI Lokal Kendal bersama team gabungan dari SATGAS PB BPBD Kabupaten Kendal, BASARNAS Kansar Semarang, TNI, POLAIRUD, BKSDA Jateng, PMI Kab. Kendal, Dishub, FRPB Kabupaten Kendal dan relawan, melakukan pencarian korban laka air,yang diduga tenggelam di perairan Pelabuhan Kendal pada hari Senin 17 Agustus 2020.

Sesuai laporan Identitas korban bernama RATIMAN, Laki-laki berumur 49 Tahun, beralamat di Desa Randudongkal RT025/001 Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang.

Sebelumnya pada hari Minggu (16/08/2020) sekitar pukul 17.30 WIB korban bersama dua rekannya Mardiyanto (40th) dan Mustakim (42th) warga Kabupaten Semarang pergi memancing di Pelabuhan Kendal. Diketahui korban atas nama Ratiman (49th) memancing di sekitar DAM Batu sebelah Barat sedangkan kedua rekannya berada di lokasi DAM Batu sebelah Timur dan Utara diantar dengan menggunakan perahu.

Sekitar pukul 19.30 WIB saat hujan mulai turun, salah satu rekan korban menghubungi pihak perahu untuk menjemput, setelah perahu menjemput kedua rekannya yang berada di lokasi berbeda kemudian perahu menuju ke lokasi tempat korban memancing, namun korban sudah tidak ada dilokasi beserta alat pancing yang digunakan korban. Adapun ciri – ciri korban terakhir memakai celana training warna hitam bergaris kuning dan kaos hitam lengan panjang.

Berkat laporan atas kronologi kejadian tersebut, team gabungan berupaya melakukan pencarian. Operasi pencarian dilakukan dengan menggunakan tiga rescue boat milik BPBD Kab.Kendal,POLAIRUD dan BASARNAS. Team dibagi menjadi 3 SRU; SRU 1 menggunakan Rescue boat dari BPBD Kabupaten Kendal dengan penyisiran di area dalam DAM Batu sebelah barat, SRU 2 menggunakan rescue boat milik POLAIRUD melakukan penyisiran diluar area DAM Batu. Sementara SRU 3 menggunakan rescue boat milik BASARNAS melakukan penyisiran disekitar DAM Batu di sekitar titik korban diduga tenggelam.

Proses pencarian pada hari pertama dilakukan hingga hampir malam tiba korban belum diketemukan. Pencarianpun dihentikan dan dilanjutkan pada hari kedua Selasa 18 Agustus 2020 bersama team SAR Gabungan.
Beberapa kendala yang dilami dalam proses pencarian ini diantaranya karena luas area pencarian dan arus yang cukup deras.

Namun berkat cuaca yang mendukung dan profesioanalisme team gabungan serta dukungan komunikasi yang baik melalui repeater ORARI Lokal Kendal YH2ARY , korban akhirnya ditemukan sudah meninggal dunia, kurang lebih 3 KM dari lokasi kejadian sekitar pukul 13.30 WIB di muara sungai KIK, selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Suwondo Kendal. Operasi pencarian pun dihentikan dan personil kembali ke markas masing-masing dan korban diserahkan kepada keluarga.

Sementara sesuai permintaan dari keluarga yaitu orang tua korban, Karena jenasah akan dikebumikan di Banyumas,kemudian team evakuasi dari PMI, KARS dan CORE ORARI Lokal Kendal dengan Ambulance Jenasah PSC 119 Kendal mengantarkan jenasah ke alamat rumah duka Desa Cindaga RT.01/08 Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. An Bapak Nur Salim. Spesial Thanks to YD2LML and YD2BUS dan teman-teman dari BPBD Kab, Kendal untuk informasinya.(/tfb)

Kontributor: ORARI Lokal Kendal – YC2TFB
sumber: https://oraridaerahjateng.or.id