Peran Penting Radio Komunikasi Diramu dalam Taste of Padang

Padang (SDPPI) – Ribuan pemain amatir radio meriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-51 ORARI di Pantai Aia Manis, Kota Padang. Peran radio komunikasi bagi isu kebencanaan dan pariwisata dikemas dalam ragam acara bertajuk Taste of Padang Amatir Radio Field Day (ToP ARFD) selama dua hari, 24 dan 25 Agustus 2019.

Direktur Operasi Sumber Daya Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kemkominfo Dwi Handoko turut hadir di puncak acara, Minggu (25/8/2019). “Alhamdulillah pada kesempatan kali ini, ORARI di usia ke-51, mengadakan berbagai macam acara untuk menggiatkan masyarakat. Pada intinya Kementerian Kominfo membina ORARI dalam hal perizinan spektrum frekuensi radio,” ujar Dwi Handoko dalam sambutannya.

Pelaksanaan ToP ARFD merupakan kerjasama ORARI Sumatera Barat dan Dinas Pariwisata Sumatera Barat. Kegiatan antara lain Special Call, Fox Hunting, Eyes Ball QSO, Slalom Test, dan Lomba merakit Antena. Sedangkan kegiatan umum antara lain pameran dan kuliner halal, jalan santai, aksi bersih-bersih pantai, senam, donor darah dan hiburan.

Kegiatan Jalan Santai diawali dari Lapangan Bola Sitti Nurbaya, di kaki gunung Padang, menuju Pantai Aia Manis sebagai titik kumpul. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sempat menyanyikan beberapa lagu hingga membuat seluruh peserta berjoget. Tak lupa Gubernur mengucapkan terima kasih kepada ORARI yang telah mencoba mempromosikan pariwisata Sumatera Barat lewat rangkaian kegiatan HUT ini.

Sedangkan Direktur Operasi Sumber Daya menjelaskan pola komunikasi dengan menggunakan radio amatir sudah ada sejak zaman dahulu. Walau ada perkembangan, teknologi radio ini terus bisa eksis. “Kenapa? Karena radio ini tetap diperlukan pada saat perencanaan dan sebagainya, dimana radarnya yang lain tidak bisa digunakan, teman-teman ORARI-lah yang bisa membantu masyarakat untuk menyampaikan informasi terkait kebencanaan,” kata Dwi Handoko.

Menurutnya, pemerintah sangat mengapresiasi anggota ORARI yang terus berkembang dari semula hobi, hingga membantu kebencanaan dan kepariwisataan. “Saya kira ini hal yang terus perlu dikembangkan. Pemerintah juga terus berkomitmen membantu mengembangkan ORARI, antara lain mengusahakan agar izin amatir radio tidak berbayar lagi ke depannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal ORARI Pusat Suryo Susilo mengatakan HUT yang dikemas dalam ToP ARFD ini sangat kreatif karena bisa menggandeng kegiatan isu kebencanaan dan pariwisata sekaligus. “ORARI beranggotakan masyarakat heterogen yang memiliki persaudaraan tinggi dimana mampu mengatasi segala perbedaan. Kita patut bersyukur ORARI dapat terus berperan dalam memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat, bangsa dan negara,” katanya.

Sedangkan Ketua ORARI Sumatera Barat Yuliarman mengatakan salah satu fungsi ORARI menyampaikan informasi atau memberikan dukungan informasi terhadap persoalan-persoalan yang dibutuhkan masyarakat. “Kami dari ORARI daerah punya tugas dan pengabdian sosial untuk membantu kegiatan tersebut. Dalam hal ini terkhusus di Dinas Pariwisata, kami melaksanakan semacam kerja sama memberikan informasi, baik bagi masyarakat Indonesia maupun mancanegara, tentang pariwisata di Sumatera Barat,” katanya.

Fungsi ORARI lainnya, tambah dia, memberikan bantuan informasi terhadap tanggap darurat apabila terjadi bencana yangmembuat tidak berfungsinya alat komunikasi umum. “Tentu radio ini salah satu alasannya untuk memberikan komunikasi pada masyarakat luas,” jelas Yuliarman.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kominfo Sumatera Barat, Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Kepala Subdirektorat Sertifikasi Operator Radio Dodik Sudiyono, dan Kepala Balai Montitor Kelas II Padang Zainullah Manan.

Sumber Foto : (Mukhsinun/Iwan)
sumber berita : https://www.postel.go.id/berita-peran-penting-radio-komunikasi-diramu-dalam-taste-of-padang-27-4334