Gempa Bumi Berkekuatan 8,0M Melanda Peru

Lima, CNBC Indonesia – Gempa bumi berkekuatan 8,0 M melanda utara Peru, Minggu (26/5/2019) dini hari waktu setempat. Gempa itu membuat penduduk melarikan diri dari rumah mereka. Sampai berita ini ditulis, belum ada laporan terkait korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa tersebut. 

Seperti dilansir kantor berita AFP, The US Geological Survey melaporkan pusat gempa berada di kedalaman 110 kilometer. Titik gempa berada sekitar 75 kilometer tenggara Kota Lagunas. 

”Kemungkinan akan ada korban dan kerusakan dan dampaknya seharusnya relatif terlokalisasi. Gempa dengan kedalaman yang sama biasanya menyebabkan kerusakan yang lebih sedikit di permukaan tanah,” tulis USGS.

Gempa itu terasa di utara dan tengah Peru, termasuk ibu kota Lima. Seismolog di The Geophysics Institute of Peru menyatakan gempa yang berlangsung lebih dari dua menit itu berkekuatan 7,5 M. 

Presiden Peru Martin Vizcarra meminta warga agar tetap tenang. 

“Kami sedang mengevaluasi daerah yang terdampak,” ujar Vizcarra melalui akun Twitter resminya. 

Laporan awal di Stasiun TV Peru menunjukkan ada kerusakan bangunan di kota Yurimaguas, tak jauh dari pusat gempa. Namun, tidak ada korban luka-luka.


”Berdasarkan semua data yang tersedia, tidak ada ancaman tsunami. Sebab, pusat gempa terletak jauh di dalam bumi,” tulis Pacific Tsunami Warning Center.

Pada Februari lalu, gempa berkekuatan 7,5 M dengan pusat gempa di negara tetangga Peru, Ekuador, mengguncang pantai dan wilayah Amazon di utara Peru. Gempa itu menyebabkan sembilan orang terluka dan menyebabkan kerusakan di Ekuador, tidak di Peru.

Peru terletak di daerah yang aktif secara seismik. Pada 14 Januari 2018, gempa berkekuatan 7,3 M menewaskan dua orang dan menghancurkan bangunan di dekat kota Arequipa, selatan Peru. 

source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20190526171522-4-75120/gempa-dahsyat-80-m-landa-utara-peru-tak-berpotensi-tsunami