Persatoean Perserikatan Radio Ketimoeran

Keberadaan VORO menyemangati kelahiran stasiun-stasiun penyiaran berorientasi ketimoeran dengan siaran dalam bahasa Indonesia (Melajoe) di kota-kota lain, seperti di Bandung berdiri VORL (Vereniging Oostersche Radio Luisteraars), di Yogja ada MAVRO (Mataramse Vereniging Radio Omroep), CIRVO (Chineesch-Indonesische Radio Vere¬niging) di Surabaya, SR (Radio Semarang) dan SRV (Solosche Radio Vereniging) di Solo (yang terakhir ini sudah berdiri sejak tahun 1933).

Sebenarnya sejak 1 Januari 1935 Pemerintah sudah mengisyaratkan akan memberikan subsidi kepada radio-radio siaran yang mengudara¬kan acara-acara ketimoeran, tetapi setahun kemudian diumumkan kebijakan baru yang menyebutkan bahwa semua acara ketimoeran akan diproduksi sendiri oleh NIROM dan disiarkan secara sentral dari stasiun di Surabaya.

Tidak puas dengan kebijaksanaan tersebut, bulan November 1936 Soetardjo Kartohadikoesoemo (politisi anggota Volksraad/Dewan Rakyat, penggalang "Petisi Sutardjo" (Juli 1936) yang menyerukan tuntutan diberikannya otonomi politik bagi Hindia Belanda) membawa masalah tersebut ke Dewan Rakyat.

Menanggapi hal tersebut, pada 27 Maret 1937 Pemerintah menye¬rahkan pengelolaan NIROM Seksi ketimoeran kepada PPRK (Perserikat¬an Perkoempoelan Radio Ketimoeran), sebuah badan yang dibentuk bersama di antara radio-radio siaran ketimuran dengan Soetardjo sebagai Ketuanya. Ke dalam PPRK ini bergabung enam stasiun penyiar¬an yang disebutkan di atas.

Baru sesudah lebih dari 3 tahun setelah pembentukannya, pada 30 Juni 1940 penyelenggaraan programa ketimuran secara resmi dialihkan dari tangan NIROM kepada kelompok anggota PPRK. Pada 1 November tahun itu, bertepatan dengan hart raya `Idul Fitri, mimpi PPRK untuk menyelenggarakan siaran oleh dan untuk bangsa Indonesia sendiri dapat terlaksana.

NIROM masih mengudara sampai sekitar seminggu sesudah Jepang masuk (1942), Secara sembunyi-sembunyi siaran dalam bahasa Belanda masih bisa didengar selama beberapa waktu, sebelum akhirnya benar-benar menghilang setelah bulan Desember 1942.

ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia

Gedung Prasada Sasana Karya
Jl. Suryopranoto No. 8 - Jakarta 10130
Telp. : +62 21 6326788
Fax. : +62 21 6326785
Email : hq@orari.or.id
Facebook   Twitter   Google Plus   Pinterest   Youtube  
ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia
Copyright © 2016 ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia
Seluruh materi dan konten dilindungi oleh hukum atas hak cipta
Organisasi Amatir Radio Indonesia Pusat
ORARI is a member of International Amateur Radio Union Region 3
Orari Pusat RSS   |   Member Update RSS   |   RSS   |   Atom
To Top