Lahirnya Berbagai Perkumpulan Amatir Radio

Di tahun 1966-1967 jumlah "setasiun radio" sennakin banyak, dan hampir semuanya tanpa izin.

Terjadi dilemma, di satu sisi pihak berwajib mulai gencar melakukan sweeping, di lain sisi para amatir radio merasa perlu adanya semacam organisasi atau apapun untuk berlindung dalam mempertahankan eksistensinya.

Untuk mencari jalan keluar, suatu hari di di jalan Kramat Raya VIII, Jakarta berkumpullah beberapa penggiat radio amatir masa itu, seperti Soehindriyo, Soehodo, Dick Tamimi, RAJ Lumenta, Soetikno Buchori, Hasan Kusuma, Harry Sembel, Zulkarnaen, Agus Amanto, lsmet Hadad, Rusdi Saleh dan Willy A. Karamoy (sebagai inisiator pertemuan). Lewat musyawarah mereka akhirnya sepakat membentuk suatu wadah untuk menampung semua pengguna frekwensi (untuk merangkul semua fihak, balk yang amatir QS0 - istilah saat itu, maupun yang "radio siaran"). Wadah itu di ben i nama Persatuan Amatir Radio Djakarta (PARD).

Di tempat lain, pada kesempatan lain, lahirlah organisasi radio amatir sejenis seperti PARI (Persatuan Amatir Radio Indonesia), PRAI (Persatuan Radio Amatir Indonesia), PARB (Persatuan Amatir Radio Bandung), Persatuan Radio Amatir Jogjakarta (PRAJOGA) dan lain-lain.

ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia

Gedung Prasada Sasana Karya
Jl. Suryopranoto No. 8 - Jakarta 10130
Telp. : +62 21 6326788
Fax. : +62 21 6326785
Email : hq@orari.or.id
Facebook   Twitter   Google Plus   Pinterest   Youtube  
ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia
Copyright © 2016 ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia
Seluruh materi dan konten dilindungi oleh hukum atas hak cipta
Organisasi Amatir Radio Indonesia Pusat
ORARI is a member of International Amateur Radio Union Region 3
Orari Pusat RSS   |   Member Update RSS   |   RSS   |   Atom
To Top