Home | Berita | Posko Terpadu Angkutan Lebaran, Kemenhub Siap 24 Jam Selama Mudik
Author : Font Size :   Normal   |   2X   |   4X   |   8X   |   10X
Posko Lebaran Kemenhub Posko Lebaran Kemenhub

Jakarta - Kementerian Perhubungan membuka posko terpadu tingkat nasional angkutan lebaran 2015. Posko yang berpusat di Kantor Kemenhub tersebut siap memantau arus mudik dan arus balik selama 24 jam.

Posko yang berada di lantai 7 Gedung Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, terdiri dari berbagai stan instansi. Setiap stan memantau jalannya arus mudik dan arus balik dari masing-masing sektor.

Pantauan di lokasi, Senin (6/7/2015), terlihat setiap stan diisi oleh sekitar 5 petugas. Meski belum terlihat terlalu sibuk, masing-masing sektor memantau pergerakan yang berkaitan dengan angkutan ataupun kegiatan mudik.

Terlihat di salah satu stan layar-layar yang memantau jalur arus mudik. Ada sekitar 50 cctv di mana di dalam stan ada petugas-petugas yang memantaunya.

"Kita buka posko ini mulai 2-27 Juli 2015. Ada 2 shift, pertama dari jam 08.00-20.00 WIB, dan kedua dari jam 20.00-08.00 WIB," ujar staf humas Kemenhub, Raya Indriyani di posko terpadu.

Adapun peran posko harian dalam posko terpadu ini sebagai pengendali angkutan lebaran. Dengan demikian akan selalu dilakukan konsolidasi mekanisme atau koordinasi lini pemantauan (monitoring dan pengendalian) dengan seluruh unsur dari setiap moda transportasi, baik dari angkutan jalan, SDP (sungai, danau, penyeberangan), kereta api, laut, dan udara.

Sementara itu unsur-unsur terkait monitoring di posko terpadu ini terdiri dari Senkom Polri, Orari (organisasi amatir radio Indonesia), RAPI, BMKG, dan Basarnas. Sedangkan untuk pengendalian dilaksanakan oleh Posko Direktorat Jenderal yang berkoordinasi dengan Polri dan operator angkutan, termasuk PT Jasa Marga sebagai operator jalan tol. Juga tampak stan Jasa Raharja dan KNKT di posko ini.

"Bisa dilihat di sini 50 cctv melalui layar. Untuk saat ini masih lancar, minggu depan kemungkinan baru mulai padat karena diprediksi Selasa (14/7) puncak arus mudik," kata Raya.

Posko Kemenhub ini memantau angkutan jalan di 13 Provinsi dan 44 terminal, 8 lintasan utama untuk SDP, 52 pelabuhan untuk jalur laut, 35 bandara (25 BUMN dan 10 UPBU) untuk jalur udara, dan 9 Daop di Pulau Jawa dan 3 Divire di Pulau Sumatera untuk angkutan kereta api.

Untuk Ditjen Perhubungan Darat ada 6 titik pemantauan arus lalu lintas yakni di Ciasem, Sdang, Merak, Ciamis, Cicurug, dan Cisarua. Pada ruas ini kendaraan pribadi juga melintasinya.

Prediksi kemacetan yang tertuang dalam rencana operasi Kemenhub berada di Merak, Cikampek dan sekitarnya, Nagrek dan sekitarnya, Cirebon-Pejagan-Brebes-(Pasar Gebang, akses Tol Pejagan dan Pejagan), Ketanggunan-Prupuk, Ciregol, Sumpiuh, akses Tol Semarang-Ungaran, Ambarawa, serta Porong-Sidoarjo.

Ada beberapa kebijakan dan koordinasi Kemenhub terkait operasi ini. Mulai dari kesiapan prasarana jalan dan angkutan umum, manajemen operasional lalu lintas dan pengendalian kecelakaan. Selain itu juga pemeriksaan kendaraan bermotor dan pengemudi.

Kemenhub juga bekerja sama dengan pemda-pemda dan pihak terkait untuk pengendalian pasar tumpah, penyediaan alat berat guna antisipasi longsor, operasional posko kesehatan di stasiuan KAN terminal bus, pelabuhan, bandara, serta jalur lebaran, hingga pembatasan pengoperasian mobil barang.

Saat ini Kemenhub juga masih membuka pendaftaran mudik gratis sepeda motor. Pendaftaran ditutup pada 8 Juli 2015 mendatang.

"Sampai Senin (6/7) pukul 10.30 WIB, masih tersisa kuota 3.884 untuk angkutan sepeda motor gratis. Itu semua moda, baik darat, kereta api, dan kapal laut," tutup Raya.

Total Comments ( posted)
ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia

Gedung Prasada Sasana Karya
Jl. Suryopranoto No. 8 - Jakarta 10130
Telp. : +62 21 6326788
Fax. : +62 21 6326785
Email : hq@orari.or.id
Facebook   Twitter   Google Plus   Pinterest   Youtube  
ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia
Copyright © 2016 ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia
Seluruh materi dan konten dilindungi oleh hukum atas hak cipta
Organisasi Amatir Radio Indonesia Pusat
ORARI is a member of International Amateur Radio Union Region 3
Orari Pusat RSS   |   Member Update RSS   |   RSS   |   Atom
To Top

Gallery JBFD 2017

Berita
Wednesday, 26 April 2017 - 03:25 WIB

ORARI KEMBALI DIKENAL PEMERINTAH DAN MASYARAKAT

Berita
Monday, 1 August 2016 - 16:31 WIB